Monday, 17 April 2017

Kamu

Membenci mu masih dalam sebuah dialog,
Jika dialog-dialog itu di jabarkan mungkin kamu akan menemukan sebuah kata yang sebenarnya saya sembunyikan,
Sebenarnya banyak yang ingin saya ungkap tapi untuk menatap mata anda saja saya masih ragu,
Saya sendiri tidak tau bagaimana hati bisa secepat itu mengikat rasa, mengapa ragamu sungguh luar bisa?
Padahal kamu hanya tersenyum saat saya marah tanpa mengatakan apapun.
Hanya memeluk saat saya menangisi kepergian seorang. 
Dan kamu masih dalam diam mu dan itulah yang membuat saya membenci, mengapa tak coba katakan sedikit tentang apapun? Aku hanya ingin berbincang mengenalmu lebih dari sekedar 'teman'.


No comments:

Post a Comment